Aku males pulang jadinya. Bokep Jepang Diana berteriak kepadaku.Kemana?Rumah. Namun karena dia mungkin belum biasa, giginya beberapa kali menyakiti penisku.Aduh Diana, jangan kena gigi dong, Sakit. Aku
terus menggoyang pantatku ke depan ke belakang, keatas kebawah dengan
teratur sampai pada suatu saat.Aahh Mas Ray, agak cepet lagi sedikit goyangnya, saya kayaknya udah mau keluar nihDiana mengangkat kakinya tinggi,
melingkar di pinggangku, menekan pantatku dengan erat dan beberapa menit
kemudian semakin erat, semakin erat, tangannya sebelah menjambak
rambutku, sebelah lagi mencakar punggungku, mulutnya menggigit kecil
telingaku sebelah kanan, lalu terdengar jeritan dan lenguhan panjang
dari mulutnya memanggil namaku.Mas Ray, aahh, mmhhaahh,
Aahh Dia kelojotan. Aku rasakan hatiku tergetar, bibirku pun kurasakan bergetar,
begitu juga dengan bibirnya.Aku tersenyum, dan ia pun tersenyum. Kata gadis yang menarik perhatianku itu.Aku pun duduk dekat mereka, berbincang
tentang pemilu kali ini. Jangan malah Teriak salah seorang temannya.Diana cuma mengangkat tinjunya, tapi matanya kulihat mengedip.Lalu kami pun menuju mobilku.




