Bravo! Kudorong pantatku dengan pelan dan akhirnya batang penisku bisa masuk dengan lancar ke dalam guanya.Aku mulai bergerak maju mundur untuk meraih kenikmatan. Bokep Indo Dengan berciuman dan meremas payudaranya aku tetap menggenjot vaginanya. Oukhh, Mbak Soraya.. Aku masih menunggu, dan berharap akan benar-benar mendapat “pertunjukan istimewa” dari Andi Soraya.Lalu tiba-tiba lampu ruangan mati. “
“Malas .. Tetapi aku lalu memutuskan untuk duduk saja menonton gerakan-gerakan erotis itu. Andi Soraya juga kemudian menahan nafas, ketika dengan perlahan-lahan, menggunakan satu tangan yang lainnya, Andi Soraya menurunkan kait daster di bahu kirinya.Daster itu merosot sedikit. Tetapi entah kenapa kini ia ingin melakukannyaNafasku memburu keras. Aku merinding. Aku berkali-kali menengok, kuatir jangan-jangan Andi Soraya meninggalkannya tidur. Untuk menenangkan diri aku terpaksa masuk ke kafe saja, palingan jam 12 malam baru reda banjirnya, itupun kalo tidak ada hujan susulan. “Kita sama-sama, Ouououhh..”. “
“Malas ..




















