Tapi ia menepis tanganku. Tak lama kemudian, jari tangannya menengadahkan daguku. Bokeb Menawan. Hmm..!”.“Jawab!”.“Suka sekali!”Pemandangan itu tak lama. Sejenak aku berhenti menjilat-jilat sisa-sisa cairan di permukaan kewanitaannya.“Aku puas sekali, Thomas,” katanya. Pesona yg membutuhkan sanjungan serta pujaan.“Periksalah, Thomas. “Kamu pandai memanjakanku, Thomas. Jika kedua lututnya rapat kembali, lirikanku berpindah ke betisnya. “Hmm.. Menengadah. Kasertag-kasertag lututnya agak sedikit terbuka sehingga aku berusaha untuk mengintip ujung pahanya.Tapi mataku selalu terbentur dalem kegelapan. Walau bagian bawah roknya lebar, tetapi aku bisa melihat pinggul yg samar-samar tercetak dari baliknya. “Kunci dulu pintu itu,” katanya sambil menunjuk pintu ruang kerjanya. Tapi di bagian atas lutut kulihat sedikit ditumbuhi rambut-rambut halus yg agak kehitaman. Sepasang bibir yg di bagian atasnya dihiasi tonjolan daging pembungkus clit yg berwarna pink. Ia selalu mengenakan blouse serta rok hitam yg agak menggantung sedikit di atas lutut.Jika sesertag berada di ruang kerjanya, diam-diam aku pun sering memansertag lekukan pinggulnya ketika ia bangkit mengambil file dari rak folder




















