Fantasiku ini ternyata membuat tongkolku makin keras, merah padam dan cairan bening itu mengalir lagi dengan deras. “Aku lanjut ya colinya.”
Sambil memandangi tubuh Linda aku terus mengocok tongkolku, tapi kulakukan dengan perlahan, karena aku nggak mau cepet-cepet ejakulasi. Vidio Porno Aduh…gawat deh…“Alaaa..mikirin jalan-jalan apa lagi ngeliatin sesuatu?” Rika melirikku dengan pandangan menyelidik.Mati aku…berarti waktu aku ngeliatin bodynya, ketahuan dong kalo aku melototin selangkangannya. Aku tidak mempedulikan rintihannya. Sedikit lagi pasti aku memperoleh lebih dari sekedar cunilingis.Tak tahan dengan perlakuan Linda, kutarik pinggulnya dan buru-buru kulepaskan Cdnya.“Kamu mau ngapain, Ndrew?” Linda protes sambil menghentikan hisapannya. Ya, aku memang sering berfantasi sedang menyetubuhi Linda. Tak ada cacat, tak ada noda. Bandingkan dengan tinggiku yang 170. “Udah, Ndrew. Makin kencang. “C’mon honey..shot your sperm inside…c’mon honey….”LIN……LINDAAAA…..LINDAAAAAAAA….ARGGGGGGHHHHH…”aku merasakan pejuhku mendesak. Matanya menatapku tajam.Sejurus kemudian..“Ok, Lin. Aku duduk ya.”Linda segera duduk, dan hendak menyilangkan kakinya. Ya udah deh, aku buka baju di kamar dulu.”“Gak usah, disini aja,”sahutku.Perlahan, dibukanya kemejanya…dan…ah payudara itu menyembul




















