Terlihat kemaluannya tegak seolah menantangku. Bokep HD Siang itu udara panas sekali. “DJ, kamu di dalam?” kataku. “Mas Deni tahu Aryo bohong, sekarang cerita kenapa? Aku duduk di belakangnya sambil menciumi leher belakang dan punggungnya.“Kenapa, Aryo? “Mendingan kamu beresin semua yang aneh-aneh, soalnya saya nggak sendirian!” kataku sambil tetap di depan pintu kamar DJ yang tertutup. Kuurut perlahan kemaluannya, dan dia tetap mengerang. Aku terburu-buru ke kamar mandi. Malam itu rasanya dingin sekali, jalanan basah karena hujan beberapa saat yang lalu. “Mas Deni tahu Aryo bohong, sekarang cerita kenapa? “Aneh banget nih posisinya?” kataku meledek mereka. lumayan juga Den, mau dong semalem”, bisik Reza. Aku mengangguk. Tidak berapa lama, perutku terasa sakit. “Lho, kenapa Mas Den? gimana kalo kita main sekali lagi Mas Den?”, tanya Aryo sambil tersenyum nakal.




















