Kulumat lagi bibirnya yang mendesah-desah. Vidio Bokep Enaknya.” katanya mengakhiri sisa-sisa orgasmenya.“Akh.. Aku keluar.. mulus, montok dan besar sekali ….”Aku terpaku di depan pintu kamar mandi karna pintunya terbuka dan terlihat jelas bu Fang sedang menyiram badannya dengan shower.“Jangan bengong disitu Maltin …. Aku merasakan Fang Yin sebentar lagi akan mencapai orgasme, dan begitu juga aku.“Maltinn sayang… Fang Yin mau keluar lagi….. tanyaku. ” senyumnya melihatku“Ah ga papa bu ….” merah mukaku menahan malu.Setelah ditandatangani semua berkas-berkasnya, bu Fang Yin tersenyum padaku.“Saya bayar 50% dimuka nanti akan saya transfer ya bang Maltin.”Oh iya bu, siap nanti akan saya buat kwitansinya bu.” jawabku.“Oh ya saya mandi dulu ya bang Maltin, saya lupa minumnya ……”Silahkan ambil sendiri ya dikulkas ….”“Iya bua…”Bu Fang Yin pergi ke kamar madi, aku merapihkan berkas-berkasnya dan setelah semua rapih aku menuju ke kulkas untuk mengambil minuman …..




















