Jika ia pulang sore harinya,aku merasa ada yang hilang dalam hidupku. Bokeb Dirumah perasanku tak tenang dan itu aku diamkan saja dari Mas Hendra. Dan itu aku sadari, karena hampir setiap berhubungan sex dengan Pak Rojak, ia slalu mengeluarkan air maninya dalam rahimku. Aku pikir itung2 balas jasa atas kesalahanku saat itu.Namanya Pak Rojak, umurnya kira2 66 tahun, namun masih kuat dan sehat. ndak apa lah pak? Disana, suasananya sepi dan jarang ada rumah penduduk. Iapun kaget, namun aku berusaha mengatur sikapku, aku yakin iapun masih ingat denganku saat ku tabrak. Suatu hari saat mengantar aku kekantor sambil bincang2 Pak Rojak, bilang padaku.Bu.. Perasanku kepada Mas Hendra biasa saja. Dalam kehidupanku boleh dibilang berkecukupan, selain ayahku yang seorang pamong di daerah jawa tengah, orang tua Mas Hendra pun terbilang orang cukup berada dan menetap di jakarta.Setelah menempuh hidup bersama dalam rumah tangga kami selama 1,5 tahun, maka kami merencanakan menunda punya anak.




















