biasa-biasa aja”.Ah mata sipit itu .. Bokep sesak bernafas, hidung mampet, trus perut saya mules”.“Kalau menelan sesuatu sakit engga Bu”“Benar dok.Badannya panas ?”.Telapak tangannya ditempelkan ke dagunya.“Agak anget. Aku memberi kode dengan mengedipkan mata, lalu masuk ke ruang periksa, menunggu. Mestinya kamu tak boleh melakukan ini. Tapi Syeni membiarkan kenakalanku. Rapi kembali. Kali ini warnanya hitam, sungguh kontras dengan warna kulitnya yang bak pualam. Sedaaaap ..”. Mata yang mengundang ! Kini lebih banyak bagian buah dada itu yang tampak. Kini bulatan itu nampak dengan utuh. Hp yg tersimpan di tasnya berbunyi. Aku tak tahan lagi. Kalau wanita dalam posisi berbaring, jelas dadanya akan tampak lebih rata. Syeni masuk. Syeni lalu membuka kakinya. Saya ingin yakin”, katanya lagi setelah beberapa saat aku berdiam diri.




















