Kini kami terduduk di sofa, dengan Revy dalam pangkuanku. Bokep JAV Rasanya tidak pernah habis bahan obrolan kami. Chaka Khan, Toto, Whitney Houston dan ah…Syaharani…, sama seperti kasetnya yang selalu kudengarkan di mobil saat pulang-pergi kerja. Slept with her? Saya memang berniat menuju ke sana, sama seperti kerumunan mobil yang terjebak dalam antrean ini. Yah saya memang bukan lagi Ryo 23 m Bdg seperti dalam kisah-kisah terdahulu. Menit demi menit berlalu tanpa kutahu apa yang harus kulakukan. Dan… “Ryoooo…..aarrggghhh..hhhmmppff.”, suara Revy sungguh mendebarkan terdengar. “Ntar sore? and what about Heru? Kami masih sempat berbincang-bincang sebentar, sebelum ia menutup teleponnya. Jatuh cinta? Pikirku toh dia sudah menemukan cinta sejatinya dan sebentar lagi akan menikah. and what about Heru? Masih terbayang bening matanya, saat terakhir kumemandangnya di pintu apartemennya.




















