Hingga pada suatu hari aku sedang pulang dari kampus dan melihat Rena dengan mobilnya yang aku lihat sedang mogok.Akupun menghampirinya dan menawarkan bantuanku untuk mengantarnya pulang, tentu saja setelah aku telpon bengkel langgananku untuk menderek mobilnya. Meskipun aku benar-benar mencintainya terkadang mereka tidak percaya bahkan kami sering bertengkar katanya aku kurang perhatian seperti halnya memberi kabar lewat chat, padahal menurutku hal itu tidak ada gunanya juga kalau sudah sama-sama cinta pikirku dengan kepercayaan sudah cukup.Namun bagi seorang cewek itu lain, mereka kebanyakan harus di beri perhatian lebih dan tidak jarang mereka menginginkan menjadi prioritas utama. Bokep Live aaagggghhh… aaaggghhh..” Muncrat sudah spermaku di dalam memeknya, dia tersenyum lalu memelukkku dengan eratnya bahkan dia menciumku berulang kali.Mungkin Rena benar-benar merasa puas “Sayaang.. gimana dengan cewek kamu..kamu puas kan..” Katanya padaku dan dia menatapku seakan menunggu jawaban dariku “Kalau kamu ingin jawaban yang jujur.. Sedangkan aku yang berlagak cool dan nakal di depan mereka.Sebenarnya aku belum pernah melakukan hal




















