“Lonte dasar kamu Vin!” kata gua sambil menampar toketnya yang ikut bergoyang setiap kali memeknya menerima sodokan kontol gua. “Gede banget tu toket. Vidio Bokep “Sudah malam loh Vin.” Kata gua. Memeknya menyemburkan air yang banyak ke kontol gua. Hanya dalam sehari Vinca sudah berubah seperti lonte. Hanya dalam sehari Vinca sudah berubah seperti lonte. “Ta…tapi…” Vinca terlihat jijik dengan permintaan gua. Vinca terdiam sesaat. Setelah puas menggoda Vinca, Nana melepas ciumanya. “Kata dokter papa kena serangan jantung. Akhirnya yang ditunggu datang juga pikir gua. Hiks…” umpat Vinca sambil menangis kesakitan. Jari gua membuka bibir mememknya untuk memudahkan gua melakukan peneterasi. “Soal Nana. “Ayo joget terus sambil buka BH sama kolor lu. “Om pengen ngentotin kamu di ranjang tempat papa kesayangan kamu tidur.” Kata gua. Vinca juga sama sekali tidak mengajak gua untuk berbicara. Melihat kepala gua yang mulai maju, Vinca langsung menarik kepala gua hingga akhirnya mulut gue mencaplok toket kenyel Vinca.Alih alih menjilati pentilnya, gua




















