Ibu menyisir rambutku dengan jemarinya yang lentik. Lagipula seminggu lagi ayah balik dari Palangkaraya. Bokep Kok bingung seperti itu?Anu..anu aku tergagap.Jangan khawatir, Ibu takkan memberitahu ayahmuTapi, ayah harus tahu, Bu!Nanti saja kalau ayahmu pulang, biar tak mengganggu kerjaannyaPerasaanku mulai tenang. Untuk memastikannya aku sempat mengangkat pinggul ibuku ke atas untuk memastikan tidak ada lagi sperma yang keluar. Buruk sekali memang perbuatanku, dulu aku menghamili Vira pacarku hingga dia menggugurkan kandungannya, sekarang justru Ibuku sendiri yang kuhamili. Untuk memastikannya aku sempat mengangkat pinggul ibuku ke atas untuk memastikan tidak ada lagi sperma yang keluar. Segera mengeluarkan gaun dari plastik pembungkus untuk mencobanya. Ujarku sambil mencium keningnya.Akhirnya Ibuku pun berhenti menangis dan mulai terlelap karena kelelahan. Hampir setengah dua belas saat kutemukan Ibu terbaring di atas sofa ruang tamu menungguku pulang mengantar. Dadanya masih padat berukuran 36B layaknya gadis umur dua puluh empat, namun sedikit berisipantas saja Ayah selalu berlama-lama dikamar berduaan dengan Ibu ketika sempat kembali dari




















