Maka akupun tak mampu menghindar saat bibir Tyo mendarat ke bibirku dan bibir kamipun bertemu. Kucoba satu persatu, ternyata ukurannya cocok dengan tubuhku dan enak dipakainya.“Terima kasih Koh, aku jadi pingin mencobanya sekarang” kataku.“Ya sudah, pake aja nanti kita ke Diskotik kalo kamu mau” jawabnya, aku melihat peluang untuk tetap tinggal tanpa rasa malu. Bokep sex Shit.. Faster.. Bahkan kamipun berpindah medan, di sofa tanpa memperdulikan JJ yg makin asyik menikmati permainan kami berdua.Kali ini lebih lama dari sebelumnya, entah sudah berapa kali kugapai orgasme hingga kamipun terkapar dalam indahnya kenikmatan birahi. Aku-pun mulai menapak bukit menuju puncak kenikmatan bersamanya.Hanya dengan sekal dorong, melesaklah penisnya memenuhi memekku, tdk sebesar tamuku sore tadi tapi tetap saja terasa nikmat, apalagi ketika dia mulai mengocokku dari atas sambil menciumi bibir dan leherku, membuat semakin melayang cepat menuju puncak.Tdk seperti saat oral tadi, hanya beberapa menit berselang dia mengocokku menyemburlah spermanya memenuhi memek dengan kuatnya, aku menjerit terkaget nikmat menikmati denyutan




















