“Lapar yaa?”Miranda hanya mengangguk.. Bokep Waktu itu menunjukkan kira-kira jam 23.00. Ha.. Dari sinilah aku mulai merencanakan cerita sex obat bius ini
Dikesempatan lain saat aku menelponnya guna menanyakan kondisi valas hari itu, dilayaninya dengan dingin sehingga yang berkembang dari dalam hati ini adalah amarah yang begitu besar karena merasa harga diriku telah terinjak-injak. Haa..!”“Tenanglah Miranda, kamu aman di sini.. Belum lagi pakaiannya yang tertutup tapi terbuka. Secepat kilat aku menyambar mulutnya dengan saputangan yang mengandung cloroform. Kubuka koperku, Miranda yang masih belum sadar itu aku ikat ulang dengan tali plastik kuning.. Ha.. Mmmpphh.. Lepaskan ugh.. “Lapar yaa?”Miranda hanya mengangguk.. “Aaahh..” puas diriku berejakulasi pada rahim Miranda seiring sprema yang menyembur tumpah ruah ke rahimnya lalu terkulai lemas di sisi Miranda.Lalu aku membelai-belai rambutnya yang panjang terurai itu sambil berbisik,“Aku pasti mengawinimu Miranda..




















