“nahh..baguss..seperti itu !! Bokep Live Pintu pagar yg tak terkunci lebih memudahkan Panji dan gogon memasuki rumah itu. kamu pikir saya jatuh miskin setelahkamu khianati…hmm@!!!!” kata kata Panji semakin menekan mental Ana
“ooo..kamu akan membayar……tp tdk dengan uang..!!!!” lanjut Panji. tolong jangan libatkan dia , jangan ganggu dia..!!! Pada awalnya rintihan Ana seperti kesakitan , namun semakin lama rintihannya berubah menjadi rintihan penuh kenikmatan dan sementara semua adegan itu terjadi , Tika semakin lama semakin terangsang oleh semua itu , tanpa sadar ia ikut meremas remas toketnya sendiri , kadang juga tangannya turun menyentuh memeknya sesekali, semua itu tak luput dari perhatian Panji. “ammpun..pak..tolong, maaf..saya..saya…” Ana tak sanggup berkata kata saking ketakutannya. “masukan aja ke mulut kamu , tp awas kalo berani coba coba gigit!!!”
Tika menjilat jilat penuh keraguan pada awalnya namun lama kelamaan bibirnya membuka semakin lebar dan tanpa ragu lagi Panji mendorong masuk kont0lnya ke mulut gadis manis itu sehingga terlihat penuh.




















