“Maaf Mas, kenalkan… nama saya Rika. Bokep Asia Pembantu tidak punya. Kucuci tangan dan muka, kemudian kuhampiri meja makan dan mulai menyantap makan siang lalu ditutup dengan minum es dawet yang kubeli tadi, uaaaah… enak sekali.Setelah cuci piring, kemudian aku duduk di sofa, di ruang tengah sambil nonton MTV, lama kelamaan bosan juga. “Oooh… Rik… kamu pinter banget sih Rik…” aku memuji permainannya. “Cari siapa Mbak..?” tanyaku membuka pembicaraan. Mas… aahh…” jawab Rika. ennnaakk.. dan mau ketemu dengan siapa..?” tanyaku lagi. Kaki Rika pun memeluk pinggangku dan menarik pinggulku supaya lebih dalam masuknya penisku ke dalam lubang kenikmatannya. kok bisa tau alamat sini..?” tanyaku. “Aduuh Mas… sakiiit… pelan-pelan aja doong… ahhh…” aku pun memperlambat masuknya penisku, sambil terus sedikit-sedikit mendorongnya masuk diimbangi dengan gerakan pinggul Rika. Garuda no.20, Mas..?” tanya cewek itu. Tiba-tiba, “Greeekkk…” aku dikejutkan oleh suara pintu garasi yang dibuka dan suara motor adikku yang baru pulang.Aku pun cepat-cepat bangun dan tersadar.




















