shhs.. Bokep Japan Kuusap pelan pantat Aya. hangat sekali. Lalu bagaimana aku mencintainya, bagaimana aku terkhianati, aku menjadi liar, ku pegang pinggulnya dengan kedua tanganku. Kutatap HP-ku. “Ben.. ehh..” tampaknya Aya telah orgasme. “Benn..” tegurnya. Ia memalingkan mukanya ke arah berlawanan. Kakinya masih menjepit tetapi tidak sekeras tadi.Setelah yakin semua spermaku telah keluar aku mulai melepas pelukannya. Begitu dapat langsung kupermainkan dengan lidahku. eggh,” desisnya.Kuangkat branya. “Aaarrhh.. Lia belum pulang tuh.”
“Tidak papa. Hmm yup.. Apalagi aroma tubuhnya memancarkan bau yang merangsang. Kukeluarkan kejantananku. Lalu aku pergi ke dapur untuk mencuci muka. Kemudian mulai kuusap lembut. Hai..” sahutku lirih. aass.. Aya terpejam. Redial.. Kuusap punggungnya beberapa kali, sambil terus mengulum lidahnya. Alkohol mempengaruhi nalarku. “Ben kubikinkan minum ya?” sambil berdiri ke arah dapur. Tapi yang lebih penting tanganku bisa bebas. arrhh..” kucengkeram pinggulnya sampai ia meringis kesakitan. uuhh..” aku tak tahan lagi. norak nih.Setibanya di depan rumah Lia, aku hanya mematikan mobil, membuka jendela pintu, dan mencoba menghirup




















