Pak Dedi sepertinya ada maksud lain,“sexy, putih, bersih dan kenyal…” ucap pak Dedi“maksdunya pak????????”“kamu sexy aku suka deh sama kamu…” tangannya membelai wajahku.“apa-apaan ini pak jangan seperti ini pak…” ucapku dengan ketakutan.“udah nurut aja sama bapak nanti kamu pasti saya terima sebagai karyawan disini…”“jangan pak..jangan lakukan ini…”Tampaknya Pak Dedi tidak menghiraukan perkataanku. Aku segera bangun dan membersihkan tubuhku sembari menggunakan pakaian kembali. Film Porno Sorotan matanya begitu tajam, aku semakin tidak mengerti apa yang dia pikirkan. Aku lihat penis pak Dedi mulai tegak ketika dia hanya mengenakan celana dalam. Disini banyak berhadapan dengan pasien yang berbeda-beda keluhannya. saya nurut saja pak yang penting saya bisa diterima sebagai karyawan disini..”“silahkan berbaring di tempat tidur yang sudah disediakan saya cuci tangan terlebih dahulu ya mbak…”Ternyata pas aku lihat papan namanya pak Dedi itu seorang dokter.




















