Mengaduuhh.. Bokep Montok Jalu ini sangat paham psikologi orang rupanya. Dia rasa-rasakan denyut-denyutnya.Aku pastikan citra sedang berusaha melupakan bayangan pada suaminya, aku, yg tak mungkin memberikan pesona erotik yg saat ini sedang dalam rengkuhannya.citrai.., aku relaa.. Di tempatku, tetap dgn kobaran iri dan cemburu yg luar biasa aku blingsatan mengelusi tonjolan kemaluanku dalam celanaku. Bermenit-menit telah lewat, gerakan mereka tdk nampak mengendor. Yg rupanya Jalu sangat profesional dan menguasai medannya, dia mulai memanaskan suasana. Kuperosotkan sendiri celanaku. Keringatku semakin deras mengucur. Tetapi sesaat kemudian.. Dan bleezz.. Dia ceritakan bahwa saat ini sedang melanjutkan kuliah untuk meraih S2-nya. Kapan lagi aku bisa menyaksikan bagaimana kemaluan si jelita yg sempit itu ditindas dan libas oleh k0ntol segede Jalu punya itu? Yeezz..”.Memek citra mencengkeram dgn kuat setiap tusukkan dan tarikan k0ntol Jalu, akibatnya bibir itu nampak terbawa keluar dan masuk mengikuti iramanya tarikan dan tusukkan.Semakin banyak Jalu memompa, semakin naik gelinjang syahwat citra.












