Kemudian pelukannya melemas. Bokep Family Ayu kembali mendesah2 saking enaknya. Nama yang sangat sesuai dengan orangnya lagi. Om anterin ayu dulu ya, jangan diapa2in lo temenku yang seksi ini, dah tengah malem soalnya”, ana tersenyum sambil menjabat tanganku. Ayu menolehkan kepalanya sehingga aku langsung melumat bibirnya. memeknya berkontraksi kemasukan penis gede itu.“Yu, memek kamu peret banget”, kataku sambil terus menekan masuk kontolku pelan2. “om nikmat banget deh, belum dientot udah nikmat begini om”. Tanganku mulai main, menjalari pahanya. Aku tanya ma Ana, dia maunya pestanya seperti apa dan berapa budgetnya yang disediakan ortunya. “Dua2nya om, Ayu dientot dong om, udah kepengin banget nih”, katanya to the point.Tanganku menyusup ke punggungnya sambil mengecup bibirnya. penisku kukocok keluar masuk memeknya.ayu mulai mengejang-ngejang lagi dan bibirnya tak henti-henti menyuarakan kenikmatan. Terasa lidahnya menerobos masuk mulutku. Tak lama kemudian aku kembali terlelap karena lemes dan nikmat.Aku terbangun, dah ampir tengah hari.




















