Hingga akhirnya meledaklah birahi Nani diiringi dengan semakin maksimalnya hujaman-hujaman penis warno yang juga akan sampai pada puncaknya.Ahhhhhhh ….bersamaan mereka mencapai hasrat birahinya, nafas kedua memacu tak karuan sementaram keringat mengucur dari kedua tubuh mereka, warno masih menindih tubuh Nani, ketika ia sadar bahwa ia harus segera bekerja menarik gerobak sayurnya, sementara Nani juga tersadar bahwa ia harus segera kelapak dagangnya. Jam kerja warno jam 3 sore hingga jam 12 malam melayani para pedagang-pedagang pasar membawa barang dagangan atau pembeli membawa pulang barang belanjaan. Bokep Ojol Nani pun menyadari kalau warno sering melirik kepadanya, tetapi dia tidak begitu memperdulikan bahkan cenderung semakin berani mengekspos bagian-bagian tubuhnya yang dapat mengundang hasrat birahi warno, malah kadang tatapan warno dan Nani seringkali bertemu yang akhirnya mereka saling senyum tanpa mengerti arti kejadian tersebut.Pada suatu pagi warno mendapat telpon dari pamannya di kampung yang mengabarkan bahwa bude Sakem membutuhkan biaya untuk berobat karena sakit.




















