Kulihat matanya segera menerobos belahan dadaku dan ‘menjilat’ toketku. Bokep Tante Aku tak menolak kecupan tersebut, kembali bibirnya mendarat di permukaan bibirku. ”Oooohhh……om…”, aku merintih berulang kali. Karena begitu asyiknya, tidak terasa udara kamar semakin panas karena jendela tidak dibuka. Mendengar itu aku jadi bertambah terangsang, “Om…jilat…dong…”, desahku.Mukanya segera dibenamkannya di selangkangan ku, dan tidak tahan lagi, kepalanya aku pegang dengan agak kuat dan aku tekan ke mulut no nokku. aku jepit kon tol nya sampai terasa badan begitu lemas dan tidak bergerak, hanya nafas yang terputus putus seperti habis lari pagi saja. Dia kembali menarik jarinya yang telah basah dan mencucupi jarinya sendiri membersihkan cairan yang menempel pada jarinya. Tapi dia tidak bisa lama-lama, dia bilang sudah tidak tahan lagi, tapi aku tidak ingin selesai sekarang, aku sedang benar-benar menikmati kon tol besarnya.




















