“Tenang sayang, Sebentar kok.”Balasnya. Plop. Bokep Tante Aku sadar dan meminta pulang. “Aaaghhhhhh, maaaasss, agghhh, oughh mas jangaann.” Lanjutku sembari berusaha menyingkir dari pelukannya dan melepaskan kontolnya yang menancap dalam pada memekku.Tapi ternyata tenaga Jarwo lebih kuat. Selesai membuka pakaian kita berdua, aku elus wajahnya dan menyosor bibirnya duluan. Sebenarnya wajahku ga cantik, hanya banyak yg mengira klo ada darah arab di diri aku. Yah, aku memang suka berciuman. Fikirku.Agh apa ini yang namanya orgasme? Dalam rontaan, dalam penolakan, ada kenikmatan yang tak terkira. Aaahhhh, aku ga bisa bergerak karna keras nya pelukan oleh Jarwo.“Ahhh sakit, sakit massss.“Aaghhh, mass sakittt, agghh mass.” Jeritku. Tetap berusaha berontak. Plop. “Hah? Aku adalah seorang wanita yang dari kecil dipungut oleh orang tua dikarenakan anak wanita pertama. Kaget, kulihat Jarwo masuk kekamar. Ahhhh sialan.” Batinku berkata.Tubuh pacarku lalu menindihku, terkulai lemas. “Ga apa-apa, kita pinjam kamarnya ajah.




















