Mereka menelentangkan tubuhnya, dan berejakulasi di atasnya. Bokep Jilbab/Hijab Kedua pria itu terdiam sejenak saling pandang satu sama lain, lalu Pak Irfan berkata,
“Mmm…anu Non sekalian itu…THR nya ?”
“THR ? “Enak kan Non, sampe banjir gini” kata Pak Irfan yang semakin gencar menggerayangi selangkangannya. “Gua…gua sekarang !” sahut Jabir yang sudah tak sabar menikmati kehangatan tubuh Sherin, “tapi jangan disini dong, tempatnya sempit, kita bawa ke kamarnya aja gimana, boleh yah Non, main di kamar Non aja, OK ?”
Sherin hanya mengangguk lemah saja sebagai jawabannya. Penis yang mengacung itu digenggamnya dan diarahkan ke vaginanya. Akhirnya pria tua itu duduk berselonjor di lantai dengan nafas ngos-ngosan. Dia memaju-mundurkan kepalanya sambil mengulum penis itu, tangannya juga ikut bekerja mengocok batangnya atau memijat buah pelirnya.




















