Tanpa tiba-tiba kusadari Papi sudah membuka semua pakaiannya dan dia juga membalikkan tubuhku hingga sekarang posisi kami berada dalam posisi 69. Bokep Family ”, pintaku.“ Sabar sayang. Saat itu aku-pun bingung dengan kondisi saat itu,“ Ayo nak Papi nggak bakal bilang sama siapa-siapa kok, mumpung rumah lagi sepi ”, bujuk Papi.Saat itu aku-pun berpikir sejenak dengan rasa takut dan pasrah,“ Maafkan Papi ya Nak, kamu jangan marah seperti itu dong, sayang… !!! ”, pintaku menghiba pada Papiku.Saat itu aku melihat tatapan mata Papiku demikian liar sambil tangannya tak berhenti menggerayang ke sekujur tubuhku yang hanya di balut selimut dari kamar Mamiku.Aku-pun mencoba menggeliat bangun dan buru-buru menjauhi Papi dan untuk menutupi tubuhku mepet ke ujung ranjang. Dengan kepala Papi-ku yang kini berada tepat di Vaginaku sebaliknya aku juga berhadapan persi dengan kejantanan-nya.




















