Karena itu aku membatalkan rencanaku untuk pergi ke salon dan jadi pergi ke dokter. “iya, tau darimana Mbah?”. Bokep SMA Sejak kejadian malam itu, aku sering melihat bayangan Wawan baik di cermin, jendela, ataupun tepat berada di hadapanku. “yaa,, plzz dong,, kan sekalian mbah bisa ngentotin dek Vina setiap hari,,plzzz”. “mm,, maaf nih, mbah, dukun apa bukan?”. “ok non”. Aku pun mendekati pintu satu-satunya yang ada di hadapanku. Setelah itu, tiba-tiba aku tersadar dan membuka mataku, jantungku berdegup kencang seperti sehabis mimpi buruk, tapi itu memang mimpi buruk kurasa. “aahhh,,,mmmhhh,,,”, desahku menerima serangan lidah Wawan di sekitar vaginaku. “Vina,,tunggu”. Wawan pun muncul ketika Mbah Centeng memanggilnya dari laptopnya lagi. “oh ya, gue lupa, nama gue, Charles Ganteng, biasa dipanggil Centeng”. Aku pun langsung ke luar garasi dan menutupnya, kemudian aku langsung masuk ke dalam rumah.










