Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia. Sampai jam 5 sore, waktu karibku menelpon aku malah buat janji dengannya untuk clubbing di Zanzibar. Bokep Asia Sangat berbeda dengan ketika kukenal ia 2 tahun yang lalu. “Telepon Pak Ricky, dari Felly.”
Shit..! Aku merasa sudah tidak tahan lagi. “Lo bawa mobil?” Ia menatapku cemas. Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia. Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly. Tidak juga. Itu yang ada di otakku. Benar-benar butuh refresment hari itu. Itu saja. Buat mereka life style seperti ini murah bukan main. Itu saja. Entah mengapa rasanya lain sekali tubuhnya malam itu. Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. Ternyata tidak. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. Felly menampakkan wajahnya di jendela belakang.




















