Hehehe”. Bokep Korea Om Rudi melepaskan jabatan tangan mereka. Ekspresi wajah gadis cantik itu terlihat berubah tegang. Sekilas gadis cantik itu bisa mendengar sang istri menghardik suaminya. Jadi kini bola panas kembali berada di pihak Cinta.“Oke minum dulu jusmu, ntar kita mampir ke *** biar kamu pilih sendiri yang kamu mau”, Om Ridwan menyebut salah satu mall khusus barang-barang elektronik terbesar di kota itu. Paling tidak selama perjalanan nanti ia masih bisa berpikir. Sebuah hal yang biasa bagi Cinta, sehingga ia terlihat tidak terlalu terganggu karenanya.Cinta mengalihkannya pandangan dari layar smart phone yang dipegangnya. Cinta sedikit berbisik, kemudian berjalan menjauhi kekasihnya. Jawabannya tidak juga. Pembicaraan awal menuju ke sebuah pembicaraan inti. Tidak kalah mengejutkan lagi adalah kalau ternyata Om Rudi juga mengenal laki-laki paruh baya tersebut. Kayak gak pernah liat cewek cantik aja hahaha”, Om Rudi kembali menepuk pundak Om Ridwan. Om Rudi dan laki-laki itu berjabat tangan. Cinta tersipu. “Kalo cium bibir di kasur boleh dong?”.




















