Oooooh …. Tanganku kembali meremas dengan keras buah dada yang mengeras itu. Bokep Montok aku lontemu “ teriak Lidya semakin jorok Aku tersenyum dan kembali menggenjotnya dengan lebih cepat naik turun, belum ada 3 menit Lidya kembali mengerang
“Akuuuu .. sulit menyakinkan dia deh .. “Ya setidaknya orang kan banyak nanya berapa ukuran BH Mbak Lidya“ ujarku sambil cengengesan.Bukan marah yang kudapat, namun aku justru dilempari bungkus rokokku. waduh ..waduh . cuma bagimu Han .. “Habis kalo nggak jorok nggak nikmat deh .. aku menggelengkan kepalaku “
“Keluarkan,sayang .. “Keluarkan Mbak Lidya.. “ aku tertawa
“Sekarang keluar manimu .. Oh .. aaaaaaaaauhhhhh .. kau akan menyesal .. nggak kuat “ kata Lidya mencegahku melumat bibirnya, namun aku tetap saja kembali menyerbu bibirnya sehingga mau tak mau Lidya melayaninya, aku mulai menarik turunkan pantatku dengan pelan, Lidya mengikutiku sehingga alat kelamin kami beradu lagi, gesekan penisku di dinding vaginanya semakin mudah untuk memporakporandakan vagina Lidya.




















