“Eriik!! Pintunya terbuka sedikit. Bokep Colmek Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”
Aku merasakan tangan Erik meremas pinggulku dengan kuat. Mungkin karena puber. Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. “Maria, kamu adalah milikku seorang.. Saat itu, aku benar-benar sendirian. “Erriik!! Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah. Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil. Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih?




















