Sayang sekali, tidak lama kemudian sudah terdengar azan Subuh. Bokep China Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, kubuka selimut yang menutupi dadanya. Kalau aku berani pegang dia dan marah, bisa panjang urusannya. Merasa senasib seperjuangan menderita dan bahagia bersama. Satu-satunya yang aman kulakukan adalah membebaskan si kecil dari CD dan sarung yang membuatnya terjepit. Tapi tengah malam sekitar jam dua aku terbangun oleh suara berisik. Lelah menyanyi berbicang-bincang membicarakan masalah pribadi, bahkan mencurahkan rahasia terdalam. Di wajahnya terlihat senyum kepuasan. Genggaman tangannya semakin erat, tapi semakin lembut. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, kubuka selimut yang menutupi dadanya. Sudah merasakan susahnya melaksanakan tugas-tugas berat selama KKN. Kadang sampai larut malam kita tidak tidur, berkumpul di kamar depan, karena hanya ada dua kamar di posko itu.Aku pegang gitar, mengiringi teman-teman menyanyi lagu-lagu nostalgia. Tapi aliran nafasnya bukan seperti orang tidur, nafasnya berat dan cepat. Wajahnya yang anggun masih terpejam. Mesraaa sekali hubungan persaudaraan kami. Merasa senasib seperjuangan menderita dan bahagia bersama.




















