Tidak salah jika aku selama ini mengidam –idamkan dia,hhe. Selesai.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Dia melumat bibirku sembari terus meremasi buah dadaku yang masih terbungkus blaser dan kemeja kerjaku. Bokep sex “ Baiklah Buk, ” jawabnya. Aku nampaknya haus sex sekali sampai aku liar sekali bergoyang diatas penis Arif. Tidak hanya itu Arif juga melepas pengait Bra, yang kebtula pengaitnya ada didepan. Entah mengapa aku bisa simpatik sekali denganya, yah mungkin saja karena dia santun atau jangan-jangan aku jatuh cinta denganya,hha. Yang terlintas difikiran saat itu adalah nafsu semata. Aku naikan rokku hingga kepinggang, lalu aku duduk diatas Arif dengan kedua kakiku yang mengangkang diatas pangkuan Arif. “ Iya Buk, ” ucapnya lalu duduk kursi yang ada disampingku . Sebagai seorang manager tentunya aku selalu menjaga penampilanku dong.




















