Kucoba menenangkannya, “Santai Mbak..” lalu dia membuka sepatunya, aku menghampirinya. Bokeb enggak usah yang berat-berat.. Mbak ikut KB kan..?”“Enak aja.. “Wah saya kalah tinggi MBak yah..” tapi enggak ada pengaruh kalau udah ditempat tidur. filmnya bagus.. “Kris.. Selang beberapa saat, “Sreet.. srett” keluar sudah spermaku akibat kocokan mesra tangan Mbak RS.Ketika film selesai kami keluar dan jalan-jalan. “Mbak aku pengen cium bibir Mbak lagi..” lalu aku menghampirinya, dia diam saja. Nggak ada bekasnya ini kan.. Aku memasukkan mobilku ke hotel.Mbak RS protes, “Mau ngapain ke sini..?“Kita ngobrol.. pulang lambat..?“Tadi udah bilang ada temen ulang tahun jadi pulang agak lambat..”Aku mengantarnya pulang. Mbak RS melenguh, dengan cepat kugerakkan turun naik. Aku enggak akan nakal kok Mbak”, balasku mesra, Mbak RS diam saja.Ketika telah di dalam, Mbak RS tampak kikuk. Aku berbisik, “Mbak bohong katanya ditelepon bilang sudah nenek-nenek tapi nyatanya masih seperti umur 20 tahun, beruntung yah suami Mbak.”Lalu aku berbisik lagi, “Mana janjinya Mbak..




















