“Kamar 201 Mas”, katanya sambil menyorongkan kunci kamar. Bokep Family Karena sudah beberapa kali menginap di hotel yang sama, keakraban pun telah ada antara kami dengan para petugas hotel (beberapa office boy malah sudah hapal dengan pilot-pilot yang selalu menanyakan foto ‘artis’ baru di hotel itu)Sementara ketiga ‘rekan’ kerjaku sudah menuju kamar masing-masing, aku kembali ke mobil sebentar mengambil tasku yang tertinggal. Ana menggigit kencang bantal di mukanya, kukunya mencengkram kencang pantatku, vaginanya bagaikan vacuum cleaner super. Namun keduanya tak begitu menarik kelelakianku untuk menjelajah cukup jauh. Dalam hati aku bertanya, kok tumben ngobrolnya lancar gini. Namun keduanya tak begitu menarik kelelakianku untuk menjelajah cukup jauh. “Ah untung masih sempat istirahat”, pikirku.Aku buka dasi, ID, wing, bolpoint lalu kuletakkan di atas meja dengan rapi beserta topi petnya.




















