Sejak itu Pak Oskar mulai bersikap menghindar terhadapku, seminggu kemudian ia tiba-tiba berhenti tanpa pemberitahuan apapun, nomor Hpnya juga tidak bisa kuhubungi lagi. Bokeb Sepuluh menit kemudian, saat aku sedang fokus mencocokkan…
“Dev…lembur lu? Baru beberapa hari kemudian amarah papa luluh dan mulai menerimaku yang bagaimanapun juga putri semata wayangnya. Sebenarnya aku ingin segera pulang, tubuhku telah lengket dengan keringat, namun aku belum mampu menahan nafsu yang masih membara, ini baru pemanasan, sejak tadi ia masih belum menyetubuhiku. Namun baru sempat ia membuka dua kancing atas, aku mendudukkan diriku di bangku, kulepaskan celananya, saat itu tercium bau pesing yang menyengat dari selangkangannya, bulunya yang sangat lebat dan agak keriting nampak menyembul dari pinggiran celana dalamnya. Setelah berpikir panjang, aku memutuskan untuk cuti panjang dan kembali ke kotaku. Jarinya membuka resleting rokku lalu menariknya hingga lepas bersamaan dengan celana dalamku. Tangannya segera kembali menggerayangi kedua payudaraku, yang satu lagi mengelusi paha dan pantatku.




















