Jerit terus yang kencang! Bokep Jilbab/Hijab Tentu batinku tersiksa: sudah keperawananku direnggut tiba-tiba, kini tubuhku disakiti seperti tak ada artinya.Tapi anehnya, hatiku mungkin menangis tapi tubuhku berpendapat sebaliknya. “Toh meski aku suka main kasar, bukan berarti aku datang ke sini buat melecehkan kamu dong?”“Lalu buat apa kamu datang ke sini?” tanyaku to the point.“Kamu sendiri maunya aku ngapain?” dia balas bertanya. “Aku inget semua hal tentang kamu lho!“Aku inget nama rumah sakit tempat kamu jadi dokter muda…. Please jangan di dalem aku turutin apa mau kamuhh…aahhh!” aku memelas. Kuangkat pinggulku dan kuarahkan penisnya untuk masuk ke vaginaku.Blesshh…Ada setruman kecil yang kurasakan saat penisnya menancap sekali lagi. Aku menangkap nada kecemburuan dari nada bicaranya.Dokter Chandra menyukaiku. Mantap! tentu aku akan sangat bahagia sekali kalau kamu mau nemenin aku malam ini.”“Nemenin apa nenenin?” aku meledek.“Hahaha…” dia tertawa.




















