Kami berdua tanpa terasa saling berpelukan, tertawa-tawa, membiarkan adegan tak senonoh itu dilihat orang di sekitar kami. Bokep Jepang banyak orang,” Nia berkata kepadaku. hh..” kuraasakan keringat di permukaan perutku. “Ahh.. kenikmatan ini, kenikmatan yang selalu kuinginkan saat hatiku gundah. Sekarang Enni menciumi dadaku dengan ganas, menggerak-gerakkan pinggulnya, “Ahh.. Nia..” jawabku. mmhh.. Nia..” jawabku. Kuciumi seluruh wajahnya, menjilat bibirnya yang terbuka dan terengah, menggigit lehernya, menghisap puting susu-nya dan tanpa basa-basi kuangkat tubuhku, menaikkan pahanya ke samping, dan menempelkan ujung kemaluanku di permukan liang kemaluannya. “Ah.. ah..”
Nia mengeluh saat tangannya menggenggam batang kemaluanku dan menaruhnya di entah bagian mana dari kemaluannya dan mendudukinya.“Aacchh..” batang kemaluanku terasa sakit. jangan gitu dong, Ray. Mau kemana?”
“Curhat saja, aku pingin refreshing,” sahutku sok sedih. Menyandarkan tubuhku di tembok di sebelah rak buku, dan membiarkan orang-orang memandangku dengan heran saat aku tertawa.




















