Mbak juga sih yg ga ngunci pintunya!”kilahku“Dasar! Cuma karena masalah itu, toh?”
“Maksud Mbak?”
“Ntar kita bilangin sama mamang supaya di celup aja”“Diceluuup, mbak?”
“Iya dicelup!”
“E emangnya ngga bakal pecah, mbak?”tanyaku lagi. Bokep Tante Dan suatu hari nanti hal itu pasti akan datang juga.” Timpal mbak Siti. mengembang seakan hendak meletus di setiap pancaran yg terjadi. Dan menurutku itu lezat sekali. Nduukkkkk …Euunaakkk!!!”Kudengar suara erangan mang Narko dengan sedikit menggeram. Kali ini lebih cepat dari sebelumnya.Perasaanku bercampur aduk menanti saat-saat mendebarkan itu. Aku seakan masih mendengarrintihan dan erangan dari mbak Siti. Tidur saja di sini non”ujar Mbak Siti sepertinya maklum dengan kondisiku.Ia lalu menutupkan selimut ketubuh telanjangku.“Makasih mbak….” bisikku
“Iya” Mbak Siti tersenyum
“Sama mamang juga…”bisikku lagi. Jika tdk aku pasti bersuara seperti malam sebelumnya. Tentu saja ulahnya itu sungguh membuatku menderita.“Mamangggg…..tusukinnn!” rengekku tak tahan lagi karena ingin ia segera menuntaskannya..




















