00 WIB.“Win, belum ngantukkan?” tanyaku.“Belum Om, ada apa?” Winny balas bertanya.“Yuk, kita jalan-jalan ke gardu pandang!” ajakku.“Siapa aja yang akan kesana Om?” tanyaknya lagi.“Aku nggak tahu, aku hanya ajak kamu jalan-jalan malam ini, kan besok malam Minggu diberi kesempatan pulang ke rumah masing-masing, jadi ini kesempatan malam terakhir minggu pertama untuk jalan-jalan. Tahu bahwa “adik”ku telah bangun, Winny pun segera memelorotkan celanaku yang kebetulan waktu itu hanya memakai training.Segera dikeluarkannya batang kemaluanku yang telah tegak dan selanjutnya Winny mengemot-emot, memainkan lidahnya dikepala kemaluanku dengan semangat. Bokeb Hal ini semakin ingin aku menggandengnya lebih lama.Akhirnya aku dan Winny melewati jalan gelap sambil bergandeng tangan terus sampat tempat gardu pandang. hangat kan? Aku hanya memejamkan mata keenakan.“Enak Om?” tanyanya.Aku hanya mengangguk, mulut rasanya sulit berkata karena hampir tak percaya kejadian yang baru saja tadi. Hal ini membuatku lupa dengan istri dirumah yang belum pernah melakukan hal yang demikian.“Oh.. Mata kami saling memandang, dan Winny pun tersenyum.“Oke, Om, nggak




















