Mbak Narsih mengulang lagi. kenapa setiap aku remas ujung susunya, Mbak Narsih memejamkan matanya. Vidio Bokep Satu tangannya di pundakku. Dia terus-terusan mengaduh kesakitan. Apalagi kedua tangannya diangkat naik karena takut telapak tangannya yang luka terkena air, sehingga keteknya yang bermbut tipis itu terbuka lebar. Diturunkannya celanaku dan dikuakkan CD-ku ku samping, sehingga batangku yang sudah sekeras pentungan satpam itu teracung. Aku merasa bersalah. Panci sayur di lantai, sayur tumpah. Aku sedikit memahami penjelasan mereka. Mas Pras menyapaku dengan lembut.Sama Mbak-mu harus nurut. Tak terasa dan tak kusadari, jariku bergerak menusuk semakin dalam ke sana seiring rasa yg kurasakan. Cepat ambil daster pink itu aku tersadar dari pesona keindahan di depanku segera memakaikan daster itu. Tak ambilke, ya?










