Pak Hambali menurunkan ritsluiting di pounggungku, memelorotkan pakaian muslimahku dari bahu dan meloloskannya lewat lengan kananku, sehingga kini payudara kananku yang putih montok itu tersembul keluar. Tiba-tiba terdengar bel berbunyi, segera kuletakkan tabloid muslimah ke meja,dan berjalan ke arah pintu. Bokep Montok Tanpa diminta dia segera bangkit berdiri dan pindah ke sebelahku, waktu berdiri kuperhatikan ia lagi2 melihat ke dadaku yang menonjol dari balik ****** dan baju muslimahku, akupun tak punya daya dan kekuatan untuk menghindari tubuhnya yang kini dekat sekali ke tubuhku.Kulihat wajahnya yang memang tampan, juga kulihat penisnya ngaceng berat di balik celananya. Setelah semprotannya mereda pun aku masih mengocok dan mengisap penisnya seolah tidak membiarkan setetespun tersisa. Di balik ****** dan baju panjangmu,aku justru sangat penasaran dan tertantang ingin melihat dan menyingkapnya.., akhirnya hari ini kesampaian juga” rayunya. aku juga ikutan menjilati jarinya merasakan cairan cintaku sendiri.Kemudian dia cucukkan lagi tangannya ke kemaluanku, kali ini dia mengelus-ngelus daerah itu seperti sedang mengelapnya. Pandai benar




















