Tetapi Deni tidak melepaskannya, malahan menarik paha Mbak Eka agar tetap pada keadaannya. Bokeb Deni mengintip Mbak Eka yang imut–imut dan berbody mulus itu. aaw.. Waktu itu Deni sangat beruntung, Deni mendapatkan kaset vCD tersebut, dan film yang dipinjam Deni bukanlah film cerita tentang kehidupan remaja yang selalu dipinjam dan ditonton oleh kami. “Ahh.. oh.., i.. Deni menyuruh Mbak Eka untuk memegang dengan kepalan yang keras dengan bantuan tangan Deni dan langsung mengayunkan keluar ke dalam hingga Deni merasa puas pada saat itu. Enggak masuk kantor yah Mbak..?”Dengan nada semangat Mbak Eka pun menjawab, “Enggak Den, kan Mbak hari ini libur Deni..”
Pada waktu itu munculah ide gila dibenak Deni. ahh.. jangann.. Yang ada di rumah hanyalah tersisa Mbak Eka saja, sebab yang lainnya bekerja berangkat pagi dan baru pulang sore hari.




















