Mungkin kamu terlalu milih kali”.Mei Mei lalu berkata, “Aku lagi nggak mau mikirin soal pacar dan nggak usah nanya-nanya soal gituan ya. Selamat tidur. Bokep Crot Lalu ia berbaring disebelahku dan berkata.“Kamu nggak boleh pulang malam ini. Kubuka kedua mataku dan kulihat Mei Mei sedang menghisap penisku yang sudah berdiri tegak dan keras. Diantara sofa dan TV ada karpet tebal dan lembut berwarna putih. Kuminta padanya untuk melepaskan ikatan-ikatan ini karena aku mau pulang.Permintaanku itu disambutnya dengan menyumpal mulutku dengan lakban serta mengikatkan seutas tali di kakiku dan kemudian menariknya ke atas serta menyatukannya dengan tanganku. Enak dan nikmat hisapan itu. Kemudian ia kembali menghampiriku dan melepaskan lakban yang menyumpal mulutku dari tadi malam.“Selamat pagi, gimana kabarnya. Minggu depan kesini lagi ya tapi jangan malam.Kita mulainya dari Sabtu siang aja, kan jadi punya banyak waktu,” sapanya sambil memperlihatkan beberapa foto diriku dalam keadaan terikat.Belum sempat aku menjawab, Mei Mei lalu berkata sambil mengancam.“Kalau kamu nggak mau ketemuin




















