Tangan bejo meremas-remas payudaraku dengan lembut. Setengah merangkak aku menuju kamar mandi membersihkan tubuhku dari bekas keringat dan dosa, guyuran air hangat membuat tubuhku sedikit lebih segar walaupun rasa capek itu masih terasa ditubuhku. Bokep Colmek “Ayo ikut aku…” Martono kemudian menarik tanganku dengan kasar. Kau merubahku sepenuhnya dari seorang isteri setia menjadi seorang wanita haus sex!!!!!!!” Martono tersenyum, dia menciumku dengan penuh nafsu, lalu meraba-raba payudaraku dan mengorek-ngorek liang senggamaku.Kemudian aku memeluknya dan kami berbaring dengan berpelukan. Aku merintih dengan suara menggairahkan. “Cantik kamu sayang.., cantik sekali wajahmu saat nikmat ini,” “Ohh… teruskan sayang.. “Aku tidak peduli, Kau dan Bejo telah menumpahkan maninya padaku… aku ingin kepuasan… Ohh…. sopirku adalah seorang laki-laki yang sangat buruk. Hmmph..,” aku tak kuasa lagi membendung kenikmatan itu, dinding vaginaku berkedut berkali-kali disodok kontol Bejo. Maryono mengamati badanku dengan sangat bernafsu. Aku malu sekali terlihat bagian- bagian rahasia di hadapan orang-orang selain suamiku.“wow…payudara yang indah, nyonya sungguh mempunyai anugerah yang tak




















