Setelah makan siang, kami nonton bioskop, filmnya Jennifer Lopez, The Cell. Setelah membersihkan seluruh spermaku dengan lidahnya, Stella bergerak ke atas. Sex bokep Aku pun meluncur ke salon itu untuk potong rambut, sejenak aku melirik jam tangan, terlihat jam satu kurang beberapa menit saja dan kuputuskan untuk masuk. Tidak lama kemudian ditelusupkan telapak kirinya ke dalam dan digenggamlah kemaluanku. Akhirnya ia merapikan posisinya, ia duduk dan merapikan pakaiannya. “Kamu terangsang ya, Will?” tanyanya pelan dan agak lirih. Kuremas dengan lembut. Tidak lama kemudian ditelusupkan telapak kirinya ke dalam dan digenggamlah kemaluanku. Kualihkan perhatianku dari payudaranya. Kali ini Stella melakukan dengan penuh kelembutan, ia julurkan lidahnya hingga mengenai ujung kepala kemaluanku lagi. Gila, belum pernah aku dihisap seperti ini, pikirku. “Iya… kemarenan saya lewat jalan ini, terus kok ada salon, ya udah dech, saya potong di sini.




















