Perlahan kutekanpantatku, senjataku amblas sedalam-dalamnya. Vidio Porno Denganbelum siapnya Lisbeth menerima cepatnya penisku masuk ke vagianya,langsung dia menggeram sambil teriak-teriak, “Sialan.. itu juga termasuk kamu Chie (Irenepanggil Lisbeth.. Aaahhh..!” desahnya. nakal bangeett sih.. Berulangkalikuulang style itu pada vaginanya. SebenarnyaIrene kelihatan agak menolak ciumanku, dia pukul-pukul lenganku tapidia tidak berteriak-teriak atau melepaskan ciumanku.Tidakberapa lama, dia mulai menjawab ciumanku. ampuunn.. iya.. Hmmm..feel so good, Irene cium aku lembut banget ga ada napsu cuman sayangaja dari dia.Braaaaaakk!!!{{{{{STEREO}}}}”Ya ampuuuuuuuunn!!!..kalian.. “Iyaann.. Aku ambil cepatkunci mobilnya sambil kubawa pergi ke mobilku. hhmmm.. Tangan kirinya lembut mengusap dadaku, dan tidakberapa lama bajuku sudah tidak terkait kancing lagi. udah tahu semua Yan..”
“Tahu apaan..?”
“Itu.. Kukecup dan hisaplembut. Kurengkuh tubuh Irene tanpa melepas kemaluankami berdua, lalu kurebahkan kembali tubuh mulus berkeringat itu dimeja dosen yang langsung protes dengan jeritnya. Hehehe.. “You’re mine now.. aaah..! ngapain masuukk euuyy??”sewot juga liatin si Lisbeth cengar-cengir di pintu.”Udah diem kamu!stooop doong ketawanya!” sambil aku gendong Irene ke markas anakHIMAPALA (lumayan deket














