Sepertinya dia menikmati pijatanku.Apalagi kata suamiku kalo tanganku sangat lembut.“ Han ke pinggang ya!” katanyaAkupun mulai turun ke bawah ke arah pinggangnya. Maklumlah dia menggelarkan wayang sekitar 6 jam. Bokep Tante Kumisnya cukup tebal dan rambutnya keriting. Dan akupun bersedia untuk memijitnya. Tiba-tiba Ki Jaya melepas baju dan celananya. Memekku memang suadah tak sempit lagi, tapi kontol Ki Jaya sangat besar sehingga sulit untuk amsuk. Akupun masuk ke kamarnya dan Ki Jaya menutup pintu.“udaranya dingin” katanya.Akupun duduk di sampingnya diatas ranjang di kamr yang biasa ditempati anakku. Kami memang menggelar acra yang sangat meriah. Tiba-tiba Ki Jaya melepas baju dan celananya. Kemudian Ki Jaya memngang tanganku. “agggrgrrhhhhhhhhh…..” gumamnyaKami saling melepaskan siraman kenikmatan.Ladangku yang sempat tandus akhirnya disirami Ki Dalang yang perkasa ini.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Memekku memang suadah tak sempit lagi, tapi kontol Ki Jaya sangat besar sehingga sulit untuk amsuk.




















