Errghh”
Mendengar eranganku ia semakin menjadi-jadi, diputarnya tongkat sambil terus digesekkan ke langit-langit dinding vaginaku, kurasakan liang senggamaku mulai dipenuhi cairan akibat rangsangan tongkatnya di dalam sana. Saat kuperosotkan celana dalamnya, penisnya yang sudah tegang segera menyembul keluar mengenai bibirku. Bokep sex “Ooowww…Paakkkhh!!” erangku ketika Pak Oskar akhirnya melumat vaginaku. Sebenarnya aku ingin segera pulang, tubuhku telah lengket dengan keringat, namun aku belum mampu menahan nafsu yang masih membara, ini baru pemanasan, sejak tadi ia masih belum menyetubuhiku. Agaknya ia suka merasakan kemulusan pahaku di wajah dan pipinya. Tak lama ia mencabut penisnya, seraya sebagian spermanya mengalir keluar, kulihat cairan putih susu itu mengalir di kedua pahaku. Papa menyemprotku habis-habisan setelah mendengar ceritaku, tubuhnya bergetar menahan amarah, mama membelaku dan terus menghiburku. Dengan posisi seperti seorang ibu yang sedang memangku anaknya duduk itu, mulai kugerakkan tubuhku naik turun, semakin lama semakin cepat, sementara lidah kami kembali beradu lincah di dalam mulut kami yang menyatu.




















