Jadi jika ada penugasan ke Solo dan Semarang, dia paling bersemangat, apalagi aku berada dalam timnya.Suatu hari dia bilang padaku, “Eh aku nemu tempat yang unik di Semarang,” katanya. Bokep Arab “ Disini apa yang enak,” tanyaku mulai melepaskan kalimat pembuka, kalimat itu kata Pak Mertino adalah juga semacam password. Hebatnya lagi aku ditawari digonceng sepeda motor untuk kembali ke hotel. Aku tidak tega menggantinya dengan yang lain, apalagi rasanya lumayan jugalah untuk temen bobok siang. “Ngobrol aja dulu mas, kalau nggak cocok boleh cari yang lain,” kata si Mbak tadi berbisik di telingaku.Amei agak grapyak dan suasana obrolan mudah sekali cair. “Lho kok gak kerja mas,” katanya.Aku berasalan mbolos. Mereka datang berbonceng sepeda motor. Ketika aku terbangun Amei dan aku terbungkus dalam satu selimut. Kata si mbak mereka belum tentu bisa tiap hari kemari, karena kalau tiap hari bisa dicurigai suaminya.




















