Itu pasti kiriman paket yang aku tunggu-tunggu. Bokep Tobrut Jadilah sesi pemotretan itu berjalan dengan tensi tinggi. Emang dia siapa aku.Tapi aku akhirnya mau juga, anggap aja seru-seruan. Tegang banget, tapi seru. Tapi tentu saja aku tolak.Gini aja ya pak… ujarku. Aku yakin dia anak orang kaya dari keluarga terhormat dan berpendidikan. Dan semoga fantasi2 nakal kamu jadi kenyataan, amin, hihihi. Kita hanya sekedar bersenang-senang. Aku memang masih perawan, tapi nafsuku tinggi. Asik jadi kurir? Dia tidak terlihat seperti cewek murahan. Aku gak bisa mijit balasku.Dicoba dulu makanya, coba 1 atau 2 orang dulu, hehe ujar kurir itu. Aku tertegun. Aku tertegun. Yang punya tempat itu sampai nawarin aku kerja di sana. tanya Dira kemudian.Maaf ya Ra, gue pengen sih lanjutin, tapi gue ada keperluan mendadak, nyokap gue nyuruh cepat pulang jawabku. Lepas dong… sambungnya.Iya… iya… nanti gue lepas, tadi dari rumah gak ada niat aneh-aneh soalnya, hehe balasku.Hmm… Oh ya, berarti kamu masih perawan?




















